Pengolahan Emas Sistem Tromol

pengolahan emas sistem tromol

Pengolahan Emas  Sistem Tromol- Logam berwarna kuning yang biasa disebut dengan EMAS merupakan hasil kegiatan pertambangan, baik itu tambang emas rakyat ataupun modern. Logam ini, paling banyak diminati oleh semua orang dari sejak zaman dahulu. Ternyata emas mulia selalu menjadi perbincangan di mana saja.

Emas ini telah ditetapkan sebagai standar keuangan di berbagai Negara, dan juga digunakan Sebagai perhiasan. Hingga sekarang ini, logam kuning tersebut menjadi pilihan yang paling Utama dalam pertambangan logam. Hal itu dikarenakan, harga Au semakin meningkat tinggi. Sehingga telah banyak para rakyat memilih untuk menjadi para penambang emas.

Di dalam kegiatan penambang emas, tentu saja tidak terlepas dari bagaimana Sistem Pengolahan. Ternyata, ada beberapa teknik di dalam pengolahan tersebut, Nah dibawah ini saya akan memberikan salah satu penjelasan, bagaimana Pengolahan Emas  Sistem Tromol. :

Pengolahan Emas  Sistem Tromol

Maksud Pengolahan Emas  Sistem Tromol atau gelundung adalah suatu proses pengolahan batuan dengan menggunakan mesin glundungan. Teknik ini merupakan yang paling sederhana, termurah, Bahkan sering digunakan oleh para penambang dalam skala kecil. Fungsi mesin tersebut yaitu, sebagai penghancur dan penangkap emas dari bahan batuan, alat ini terbuat dari drum besi.

Kebanyakan, proses pengolahan batuan emas menggunakan Pengolahan Emas Sistem Tromol. Namun di dalam teknik memiliki kelemahan yaitu perolehan logam sedikit untuk didapatkan. Hal itu dikarenakan, masih banyaknya kotoran lain terbungkus dengan mineral sulfida. Sehingga, tidak mampu lagi untuk teramalgasi tanpa adanya bantuan proses kimiawi dan kimia tambang emas.

Proses Kimiawinya, yaitu dengan cara mencampur kimia tambang emas seperti air raksa. Dengan semakin banyaknya menggunakan mercuri dalam pengolahan tromol, maka semakin baik pula prosesnya. Hal ini disebabkan karena mercuri, adalah media yang bisa menangkap  emas pada lumpur didalam tromol.

Sesudah proses pengolahan Au selesai, maka lakukan penyaringan dengan menggunakan kain payung, untuk memisahkan serbuk dengan merkuri yang memperoleh serbuk emas berwarna abu. Kemudian, ditaburi dengan tawas yang bermanfaat melindungi serbuk emas agar tidak beterbangan, pada saat penyemprotan. Lalu tunggu  emas yang awalnya berbentuk cair hingga sampai mengeras.

 

Artikel Terkait :