Produk Tambang Emas

tambang emas di indonesia

Tambang Emas di Indonesia – Emas logam lunak yang  mudah dibentuk dinilai sebagai benda yang memiliki harga mahal karena menggunakan kebijakan moneter sampai saat ini. Benda lunak yang mudah ditempa memiliki berat  yang sesuai dengan seberapa banyak zat yang ikut tercampur menjadi satu. Ini terjadi pada saat emas terbentuk melalui proses pengkonsentrasian di permukaan bumi.

Sistem paling banyak digunakan di tambang emas di Indonesia adalah sistem siram. Sistem penyiraman banyak digunakan karena perusahaan mengetahui, bahwa keuntungan yang akan didapatkan tidak akan banyak dan perusahaan bisa meminimalkan pengeluaran karena menggunakan sistem siram membutuhkan biaya yang murah.

 

Tambang Emas di Indonesia

Potensi adanya tambang emas di Indonesia sangat banyak, tersebar di semua pulau besar yang ada di Indonesia. Dari mulai Pulau Papua, Pulau Sumbawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Riau. Dimiliki oleh 3 pemilik swasta yaitu PT Aneka Tambang (perusahaan tambang emas di Indonesia milik BUMN), Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc tambang emas di Indonesia milik Amerika Serikat dan PT Newmont Nusa Tenggara tambang emas di Indonesia milik beberapa investor asing.

Tambang emas di Indonesia banyak menggunakan pengolah emas dengan sistem Tong Sianida. Sistem Tong Sianida sendiri adalah sistem emas yang direndam di dalam Tong dengan menggunakan campuran Sianida. Sistem pengolahan Emas bertujuan untuk pemisahan logam emas dari logam lain, proses pemurnian emas menjadi 99,99%, proses peleburan untuk mengambil zat perak dan tembaga.

Salah satu lokasi tambang emas ditemukan berada di kawasan Gunung Pongkor. Bogor, Jawa Barat. Mulai di lakukan penambangan pada tahun 1974 hingga 1981. Memiliki endapan emas dan perak, dieksploitasi secara berlebihan menyebabkan pemerintah menghentikan penambangan pada tahun 1981. Mulai dilakukan penambangan pada tahun 1983 melakukan penambangan sebanyak 2,5 ton per tahun. Sering dilakukan penambangan secara besar-besaran membuat keberadaan emas di Pongkor semakin menipis.

Pada tahun 2013 lalu Tambang emas di Gunung Pngkor mendapatkan izin perpanjangan kontrak sampai 2021. Langkah reklamasi sudah mulai di lakukan oleh Pabrik Antam. Pabrik yang sudah mulai beroperasi pada tahun 2000 ini melakukan operasi 5 Ton per tahun. Memiliki wilayah tambang seluas 6.047 hektar keberadaan emas di Pongkor mulai habis.

 

Artikel Terkait:

gelundung atau tromol

Gelundung atau tromol – Di dalam pertambangan emas ada beberapa cara yang dilakukan oleh penambang untuk mendapatkan emas. Yang mana salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknik pengolahan batuan emas menggunakan mesin tromol atau gelundung.

Tromol atau gelundung adalah sebuah tong baja dengan diameter 40 hingga 50 cm, tebal 8 hingga 10 mm dan panjang 70 hingga 80 cm, memiliki lubang bagian atas ukuran 15×20 cm dan ditutup dengan menggunakan baja dan baut, memiliki sebuah lubang sebesar mur baut 1, pada bagian kiri kanan dipasang shaft bearing supaya dapat berputar, digerakkan mesin diesel.

 

Baca juga : Ternyata ada Lokasi Tambang Emas Terbaru

 

Tata Cara Pengolahan Emas Sistem Gelundung atau tromol

                Melalui teknologi yang modern dan canggih seperti sekarang ini, maka kegiatan pertambangan emas juga mulai menggunakan pemisahan emas menggunakan sistem gravitasi yakni pendulangan dan gelundung. Pengolahan emas sistem gelundung ini sering disebut juga sistem tromol.

Mengolah emas sistem tromol yaitu menggunakan sebuah tabung ukuran besar yang digerakkan oleh sebuah mesin diesel.  Proses kimiawinya dengan cara mencampuri bahan kimia tambang emas yakni air raksa atau merkuri. Dengan merkuri jumlah banyak bahan campuran dalam proses pengolah emas dimasukkan ke dalam tromol akan semakin baik.

Merkuri merupakan media yang dapat menangkap serbuk emas pada waktu lumpur dalam tromol atau gelundung. Setelah proses pengolahan emas selesai, lakukan penyaringan dengan menggunakan kain payung, hal ini dilakukan sebagai pemisah antara serbuk emas yang masih tercampur dengan merkuri.

Setelah memperoleh serbuk emas dengan warna abu-abu, taburilah dengan tawas. Tawas sebenarnya memiliki manfaat sebagai pelindung serbuk emas supaya tidak berhamburan pada saat penyemprotan berlangsung. Tunggulah serbuk emas mencair,  kemudian dinginkan hingga mengeras.

 

Bahan Kimia Untuk Pengolahan Sistem Gelundung atau tromol

Bahan kimia pengolahan emas yang biasa digunakan saat proses pengolahan emas sistem gelundung atau tromol adalah air raksa. Hg dibeli sebaiknya asli dan murni yang juga memiliki kualitas yang baik sehingga dapat menangkap serbuk emas di dalam lumpur, Belilah produk di Distributor terpercaya salah satunya PT.Karkoon Group Asia.

 

Artikel Terkait :

  • Beberapa Produk Tambang Emas yang Dibutuhkan
karbon aktif black diamond

Karbon aktif Black Diamond – Salah satu bahan yang paling banyak dibutuhkan saat melakukan proses penambangan emas khususnya dalam proses pemurnian adalah Karbon Aktif. Karbon Aktif  itu sendiri adalah arang padat yang luasnya bisa mencapai 100 – 200 M2 (dipengaruhi oleh Gas Nitrogen). Gas yang bisa memiliki luas permukaan mencapai 300 Mberpuluh-puluh lebih luas dari lapangan sepak bola standar nasional.

Salah satu Karbon aktif paling banyak digunakan pada pertambangan emas adalah Black Diamon. Karbon aktif Black Diamond  banyak diminati perusahaan penambang emas di Indonesia. Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap tinggi dan pori-pori yang dalam. Memiliki daya serap yang baik Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap 85%-95% daya serap karbon bebas.

Karbon aktif Black Diamond memiliki bentuk seperti butiran, tidak memiliki bau dan memiliki daya serap berkali-kali lipat lebih baik dari karbon aktif lain. Daya aktif Karbon aktif Black Diamond mencapai 300-1000 m/ gram.

Terbuat dari tempurung kelapa yang sudah melewati proses pengaktifan dengan CO2, bahan kimia dan mineral Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap tinggi. Kebanyakan para penambang belum mengeti dan bagaimana membedakan karbon aktif yang memiliki kualitas baik atau buruk.

Sebelumnya anda harus mengetahui tips  memilih karbon aktif yang baik agar hasil tambang  nantinya memiliki hasil yang baik dan berharga jual tinggi. Para penambang harus mengetahui tips memilih karbon aktif yang baik agar hasil akan lebih memuaskan. Sebelumnya kita juga harus mengetahui apa saja kelebihan dari Karbon aktif yang akan kita gunakan.

Kedua, lakukan pengecekan cek ulang kualitas produk yang akan digunakan, melakukan survey pada pengguna lain yang sudah lebih dulu menggunakan karbon aktif pilihan anda. Ketiga tes produk yang sudah dibeli pada beberapa hasil tambang anda. Bila cocok dengan yang apa yang diinginkan, maka lanjutkan proses pemesanan sesuai dengan kebutuhan.

Anda juga harus mencari distributor yang menjual karbon aktif yang dibutuhkan. Selain itu, ada baiknya untuk mencari tahu, apakah distributor tempat membeli  juga sebagai langganan penambang lain.

Artikel Terkait :
penggunaan boraks decahydrate

Penggunaan boraks decahydrate – Boraks berasal dari bahasa Arab yaitu bouraq yang berarti putih. Boraks adalah bahan solder dan bahan untuk pembersih yang berbentuk kristal yang lembut serta mudah larut dalam air, berwarna putih dan tidak berbau. Salah satu nama lain dari boraks ialah boraks decahydrate. Penggunaan boraks decahydrate umumnya sebagai bahan untuk industri non pangan.

Nama lain dari boraks sendiri selain boraks decahydrate bermacam-macam, yaitu sodium biborate decahydrate, sodium pyroborate decahydrate, boron sodium oxide, fused borax, disodium tetraborate decahydrate, sodium borate, dan sodium tetraborate decahydrate.

Penggunaan boraks decahydrate biasanya untuk industri rumah tangga seperti detergen, tambahan untuk formula pasta gigi dan banyak digunakan untuk pengolahan emas. Sementara fungsi penggunaan boraks decahydrate dalam pengolahan emas adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai pengganti raksa dalam proses pengolahan/ pemurnian emas dimana boraks lebih aman daripada raksa yang limbahnya membahayakan dan dapat meracuni organisme di lingkungan sekitar
  2. sebagai fluks untuk melelehkan dan membuat logam perhiasan emas.
  3. Boraks decahydrate sebagai bahan untuk mengekstrasi emas.
Fungsi penggunaan boraks decahydrate dalam pengolahan emas
  • Boraks decahydrate sebagai bahan campuran penghancur biji emas menjadi butiran- butiran halus
  • Memisahkan emas yang belum murni dari campuran unsur logam atau unsur kimia lainnya.
  • Boraks decahydrate memudahkan emas untuk menyatu saat proses pembakaran atau pelelehan emas karena sifatnya yang dapat menurunkan titik leleh emas tanpa memerlukan suhu yang sangat tinggi

Proses kerja dalam penggunaan boraks decahydrate yaitu saat terjadi proses pelelehan emas boraks yang cair akan ikut larut bersama logam yang dilelehkan. boraks decahydrate akan mengoksidasi cairan dari logam-logam emas yang memiliki potensial elektroda rendah.

Logam emas biasanya masih tercampur dengan sebagian tembaga. Juga kemungkinan lainnya emas tercampur dengan timbal atau unsur metalloid lainnya. Sebagian tembaga, timbal atau jenis metalloid lainnya ini memiliki elektroda rendah. Saat logam mencair boraks mulai bekerja untuk mengoksidasi kandungan logam yang tidak diinginkan tadi sehingga emas akan menjadi murni.

Sebenarnya penggunaan boraks decahydrate sudah  diproduksi sejak tahun1700 di Indonesia. Bentuk boraks pada waktu itu ialah air bleng yang dihasilkan dari alam seperti ladang garam atau kawah lumpur. Sehingga dulu boraks disebut dengan bleng yang bentuknya tidak murni. Sementara itu asam borat murni buatan industri farmasi lebih dikenal dengan nama boraks.

Bentuk boraks yang kita kenal saat ini berbentuk serbuk kristal putih. Atau nama kimianya yaitu sodium borat (Na2B4O7.10H2O). Bentuk boraks lainnya yaitu cair atau larut dalam air disebut natrium hidroksida (NaOH) dan asam borat (H3BO3).

Artikel Terkait :
Produk Tambang Emas

Produk Tambang Emas – Apa itu Emas? , Emas adalah logam yang mempunyai warna khas yaitu berwarna kuning(‘geolu’) yang berasal dari kata Inggris Kuno. Selain itu Emas ini merupakan salah satu logam yang tidak akan mudah/pernah berkarat. Sejarah logam kuning ini begitu menarik dari zaman dahulu hingga saat ini, karena emas ini sangat berbeda dengan logam lainnya. Sudah berabad-abad Emas ini selalu digunakan manusia dan raja-raja sebagai perhiasan, mata uang, dan mata uang global.

Beberapa Produk Tambang Emas yang digunakan

Di dalam pengolahan tambang emas ini ada pula beberapa  produk tambang emas yang digunakan sehingga Emas bisa benar-benar siap.  Produk yang perlu kita ketahui ada 6 yaitu :

  1.  Karbon Black Diamond
  2.  Nitric Acid
  3.  Boraks Decahydrate
  4.  Soda Api
  5.  Hidrogen Peroksida
  6.  Air Raksa

produk tambang emas

Seperti diatas yang telah kita ketahui ada macam-macam yang sangat diperlukan dalam pengolahan tambang emas, Dibawah ini penjelasannya sebagai berikut :

1. Karbon Aktif Black Diamond

Karbon aktiif merupakan produk yang sangat penting dalam pengolahan emas. Kegunaan dari Karbon Aktif ini yaitu sebagai mengadsorpsi butiran emas yang berada di dalam lumpur. Karbon aktif ini sudah melewati sistem pengamatan khusus agar debu menghilang pada saat pembakaran, Apabila anda ingin memilih karbon aktif yang terbaik maka anda harus bisa melihat dalam segi kekerasannya. kadungan abu yang menempel, bersih dari pecahan karbon kecil yang dapat hanyut saat proses pemisahan, dan memiliki ukuran karbon yang besar.

2. Nitric Acid

Nitic Acid/Asam Nitrat (HNO3) adalah sejenis cairan korosif yang tidak berwarna, asam nitrat merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka bakar. Kegunaan Asam Nitrat dalam proses pemurnian logam, seperti emas dan perak, HNO3 digunakan untuk menghilangkan atau membersihkan peralatan proses dari kerak kalsium dan magnesium yang menempel.

3. Boraks Decahydrate

Borax Decahydrate atau Natrium borat merupakan senyawa kimia yang terdiri dari Natrium biporat, Natrium piroborat, dan Natrium tetraborat yaitu sebuah Kristal kimia yang berwarna putih yang rentan hancur saat dimasukkan ke dalam air. Boraks digunakan sebagai bahan pengganti Merkuri/Air Raksa, Proses ekstrasi emas dengan Boraks dapat menurunkan titik lebur emas, sehingga emas dapat dilebur dan dipisahkan dari material dengan cepat.

4. Soda Api (Caustic Soda)

Caustic soda atau biasa disebut dengan Soda Api yaitu senyawa kimia sering disebut Natrium Hidrosida (NaOH), merupakan senyawa terbentuk dari oksida basa natrium oksida. Caustic soda sering digunakan dalam pertambangan emas sebagai pembersih kotoran dan juga dapat membuat emas mengkilap.Soda api adalah produk tambang emas yang sangat diperlukan dan berperan penting dalam mengolah emas.

5. Hidrogen Peroksida

Hidrogen Peroksida (H2O2) adalah cairan yang berbentuk bening lebih kental daripada air, dan merupakan oksidator yang kuat. Bahan penyusun hydrogen peroksida adalah hydrogen (H2) dan oksigen (O2), Hidrogen Peroksida ini tidak mempunyai warna dan mempunyai bau yang sangat keasaman.

Keunggulan dari Hidrogen Peroksida yaitu mempunyai sifat yang ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu yang sangat berbahaya.

6. Air Raksa

Air raksa atau Mercury dalam bahasa latin hydrargyrum (Hg) adalah berupa unsur logam secara alami,transisi ini berwarna keperakan yang merupakan satu dari lima unsur logam yang pada suhu kamar berwujud cair, tak berbau, mengkilap, Merkuri memiliki 2 macam jenis yaitu Merkuri Bivalen (Hg+2) dan Merkuri Menovalen (Hg+1) . Merkuri ini di dalam pertambangan emas biasanya digunakan untuk pemulihan emas dari bijih proses yang biasa digunakan adalah proses amalgamasi.

Artikel Terkait :
lokasi tambang emas lombok barat

Lokasi Tambang Emas Lombok Barat – Dahulu Lombok artinya  lurus, Sasak merupakan kata dari sak-sak berarti perahu bercadik. Malahan, banyak orang salah mengartikan sebagai pulau pedas. Sejak zaman kerajaan Majapahit sudah terkenal, Hal ini sudah terbukti di dalam buku Negarakertagam, yang ditulis oleh Empu Prapanca bahwa ditemukan pulau lomboq.

Jumlah penduduk pulau ini pada tahun 2001: 2.722.123 jiwa. Bentuk dari lombok bulat seperti ekor, sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km, sedangkan luasnya mencapai 5.435 km2., Sehingga mendapatkan peringkat 108 dari daftar luas terbesar di dunia. kota utama di wilayah ini adalah Kota Mataram.

Selat Lombok menandai batas flora fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, sama dengan fauna maupun flora yang dijumpai di Australia daripada Asia, Alfred Russel Wallace, adalah ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini, seorang inggris pada abad ke-19.

Pulau ini termasuk provinsi Nusa Tenggara Barat yang  terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, yang akan di sebutkan di bawah ini :
Lombok termasuk provinsi Nusa Tenggara Barat dan pulau ini sendiri dibagi menjadi 4 Kabupaten, 1 Kota:

  • Kota Mataram
  • Kabupaten  Tengah
  • Kabupaten Pulau Lombok Barat
  •  Kabupate Lombok Utara
  • Kabupaten Lombok di wilayah Timur

Nah kali ini saya akan membahas Lokasi Tambang Emas Lombok Barat pada artikel di bawah ini:

Lokasi Tambang Emas Lombok Barat:

Kegiatan di pulau Lombok ini begitu banyak karena sumber daya alam yang dimilikinya. Misalnya Aktivitas pertambangan liar di Kecamatan Sekotong, Lokasi Tambang Emas Lombok Barat , Provinsi Nusa Teggara Barat  semakin marak. Penambang bahkan menggali aspal jalan di Dusun Rambut Petung Desa Pelangan. “Aksi para penambang liar sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi tidak ada tindakan pemerintah.

Pada awalnya penggalian dilakukan penambang hanya di pegunungan. Namun, mereka malahan memperluas areal penggaliannya hingga ke jalan. Hal itu terjadi dikarenakan menduga terdapat bebatuan yang mengandung emas. Kebanyakan potensi emas di Sekotong, mencapai ribuan ton tentunya apabila benar kesejahteraan rakyat bisa terjamin.

Selanjutnya, berdasarkan informasi Kecamatan Sekotong.  bahwa kegiatan penambang emas liar berkembang sangat pesat, Bahkan telah meluas di berbagai desa, Malahan ada yang masuk kawasan hutan lindung dan ada juga di lahan milik warga. Namun pada sisi lainnya itu meyebabkan kerugian pemda ataupun penyebab kerusakan lingkungan.

Artikel Terkait :

pengolahan emas sistem tromol

Pengolahan Emas  Sistem Tromol- Logam berwarna kuning yang biasa disebut dengan EMAS merupakan hasil kegiatan pertambangan, baik itu tambang emas rakyat ataupun modern. Logam ini, paling banyak diminati oleh semua orang dari sejak zaman dahulu. Ternyata emas mulia selalu menjadi perbincangan di mana saja.

Emas ini telah ditetapkan sebagai standar keuangan di berbagai Negara, dan juga digunakan Sebagai perhiasan. Hingga sekarang ini, logam kuning tersebut menjadi pilihan yang paling Utama dalam pertambangan logam. Hal itu dikarenakan, harga Au semakin meningkat tinggi. Sehingga telah banyak para rakyat memilih untuk menjadi para penambang emas.

Di dalam kegiatan penambang emas, tentu saja tidak terlepas dari bagaimana Sistem Pengolahan. Ternyata, ada beberapa teknik di dalam pengolahan tersebut, Nah dibawah ini saya akan memberikan salah satu penjelasan, bagaimana Pengolahan Emas  Sistem Tromol. :

Pengolahan Emas  Sistem Tromol

Maksud Pengolahan Emas  Sistem Tromol atau gelundung adalah suatu proses pengolahan batuan dengan menggunakan mesin glundungan. Teknik ini merupakan yang paling sederhana, termurah, Bahkan sering digunakan oleh para penambang dalam skala kecil. Fungsi mesin tersebut yaitu, sebagai penghancur dan penangkap emas dari bahan batuan, alat ini terbuat dari drum besi.

Kebanyakan, proses pengolahan batuan emas menggunakan Pengolahan Emas Sistem Tromol. Namun di dalam teknik memiliki kelemahan yaitu perolehan logam sedikit untuk didapatkan. Hal itu dikarenakan, masih banyaknya kotoran lain terbungkus dengan mineral sulfida. Sehingga, tidak mampu lagi untuk teramalgasi tanpa adanya bantuan proses kimiawi dan kimia tambang emas.

Proses Kimiawinya, yaitu dengan cara mencampur kimia tambang emas seperti air raksa. Dengan semakin banyaknya menggunakan mercuri dalam pengolahan tromol, maka semakin baik pula prosesnya. Hal ini disebabkan karena mercuri, adalah media yang bisa menangkap  emas pada lumpur didalam tromol.

Sesudah proses pengolahan Au selesai, maka lakukan penyaringan dengan menggunakan kain payung, untuk memisahkan serbuk dengan merkuri yang memperoleh serbuk emas berwarna abu. Kemudian, ditaburi dengan tawas yang bermanfaat melindungi serbuk emas agar tidak beterbangan, pada saat penyemprotan. Lalu tunggu  emas yang awalnya berbentuk cair hingga sampai mengeras.

 

Artikel Terkait :