Lokasi Tambang Emas

tambang emas kalimantanTambang Emas Kalimantan – Tahukah Anda? Emas merupakan suatu mineral. Namun bukan sembarang mineral, karena ada yang menyebutnya sebagai logam mulia bernilai tinggi. Tak perlu dipungkiri bahwa harga emas selalu naik menjadi lebih mahal dari waktu ke waktu. Coba saja diperhatikan harga emas dari tahun 2000 hingga sekarang. Anda dapat menemukan perbedaan spesifiknya.

Banyak yang memburu emas dalam bentuk mentah (langsung dari gunung tempat penambangan/belum diolah) maupun dalam bentuk jadi seperti emas batangan, cincin, kalung, gelang, koin dinar, olahan emas lainnya, dan sebagainya. Maka dari itu, jika kita menilik lebih dalam lokasi penambangan emas selalu dipenuhi oleh warga sekitar yang sedang berusaha untuk menemukan batu yang mengandung emas untuk dibawa ke pabrik pengolahan emas terdekat.

Tambang Emas Kalimantan

Banyak lokasi di Kota Indonesia yang terkenal dan dijadikan sebagai tambang emas, salah satu yang terkenal yaitu lokasi tambang emas kalimantan. Saat ini lokasi tambang emas Kalimantan tidak hanya dikuasai oleh perusahaan asing dan badan Usaha Milik negara (BUMN) saja, namun banyak perorangan yang melakukan penambangan sendiri.

Berikut daftar lokasi tambang emas Kalimantan:

  1. Monterado (Kalimantan Barat)
  2. Malinu (Kalimantan Timur)
  3. Kotabaru (Kalimantan Selatan)
  4. Kapuas (Kalimantan Tengah)
  5. Palangkaraya (Kalimantan Selatan)
  6. Kelian, Kutai Barat (Kalimantan Timur)

Apabila tambang-tambang emas di Kalimantan tersebut dapat dikelola secara profesional, maka tidak menutup kemungkinan dari tambang emas tersebut dapat menyejahterakan masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan. Selain itu, negara dan pemerintah daerah juga akan mendapat keuntungan berupa masukan pajak dari tambang-tambang tersebut.

Tidak hanya batu yang mengandung emas saja yang dilirik, namun limbah buangan dari proses penambangan emas juga harus diperhatikan. Limbah emas termasuk ke dalam limbah B3, karena mangandung mercury.

Jika tidak ditangani secara khusus, limbah emas yang mengandung mercury ini dapat mengganggu kesehatan manusia. Jika senyawa mercury masuk ke dalam tubuh manusia melalui air, maka dapat menyebabkan keracunan hingga kematian.  Bahaya inilah yang harus kita waspadai.

 

Artikel Terkait :

 

tambang emas sulawesi tenggaraTambang Emas Sulawesi Tenggara – Sulawesi Tenggara memang kaya akan sumber daya alam, bukan hanya kaya akan nikel tetapi juga sulawesi tenggara memiliki tambang emas besar di wilayahnya.

Penambangan emas Sulawesi Tenggara ini masih dilakukan dengan penambangan manual. Salah satu tambang emas Sulawesi Tenggara adalah di daerah Bombana.  Jika anda berada di sekitar tambang emas Bombana, anda akan melihat banyak kubangan-kubangan besar yang tergenangi oleh air.

agar lebih jelas dibawah ini saya akan berikan sedikit ulasan mengenai Tambang Emas Sulawesi Tenggara :

Tambang Emas Sulawesi Tenggara

Jalan disekitar tambang pasir Bombana ini dipenuhi pecahan batu dan krikil-krikil tajam. Belum lagi tenda-tenda yang berjajar yang belum tentu ada pemiliknya. Sebagian masih bertahan untuk mendulang emas, sebagian lagi telah meninggalkan tenda.

Aktivitas menambang dimulai dipagi hari, saat matahari terbit, para penambang memulai aktivitasnya dengan menyalakan mesin tambang yang berbentuk tabung. Ketika mesin dinyalakan, tabung akan memutar dan menggiling pasir dan batu yang ada didalamnya.

Di tambang emas Bombana Sulawesi Tenggara Batu, pasir dan tanah yang menjadi satu dalam satu tabung di hancurkan hingga menjadi lumpur selama 5 jam. Pemerintah telah melarang kegiatan menambang ilegal yang sejak awal kemunculannya pada tahun 2008. Perintah melarang dibukanya tambang emas Sulawesi Tenggara karena tambang ini tidak melalui prosedur yang aman untuk dilakukan proses penambangan.

Tambang emas sulawesi tenggara ini selain dilakukan dengan proses yang tidak aman, tentunya juga karena kerusakan lingkungan yang terus menerus terjadi akibat proses penambangan yang dilakukan.

Selain proses yang tidak aman dan kerusakan lingkungan yang terjadi,  tambang emas sulawesi tenggara juga tidak memiliki ijin yang resmi dari pemerintah. Sejumlah tambang telah dicabut proses penambangannya. Hal tersebut juga terkait dengan pembayaran royalti yang tidak kunjung dilunasi.

Tambang emas Sulawesi Tenggara memang memiliki prospek yang cukup baik bagi perekonomian. Tetapi alangkah baiknya jika penambangannya dapat disikapi dengan baik. Faktor kerusakan lingkungan juga harus diperhatikan karena ini menyangkut kelangsungan makhluk hidup yang lain di kemudian hari. Menjaga kelangsungan alam adalah kewajiban semua makhluk hidup.

 

Artikel Terkait :

  • Apa Itu Karbon Aktif
  • Begitu banyak emas di Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow

sejarah tambang emas indonesiaSejarah Tambang Emas Indonesia – Produksi emas bukanlah hal baru di industri pertambangan Indonesia. Di Indonesia sendiri, sudah banyak ditemukan titik lokasi berpotensi untuk digunakan sebagai lahan pertambangan emas.

Ada tiga perusahaan pertambangan emas yang sudah ada sebelum perang dunia ke II, yaitu PT Freeport Indonesia Inc. (Papua), PT Lusang Mining (Bengkulu), dan PT Aneka Tambang ( Persero ) Jawa Barat. Mari simak lebih lanjut mengenai potensi pertambangan emas yang ada di Kalimantan.

 

  1. Potensi Emas di Kalimantan

Pertambangan merupakan aktivitas yang meliputi kegiatan mencari, menggali, mengolah, memanfaatkan dan menjual hasil galian. Di Pulau Kalimantan, kegiatan pertambangan emas dijadikan sebagai mata pencaharian warga masyarakat. Walaupun sebenarnya, menjadi penambang emas tidaklah mudah, namun mereka tidak mudah putus asa. Mengingat hasil (yang didapat) sebanding dengan jerih payah yang mereka lakukan demi menambang logam mulia tersebut.

Beberapa Provinsi di Kalimantan yang menjadi primadona untuk investor di industri pertambangan emas, diantaranya adalah Kaltim (tepatnya di Desa Long Top Kecamatan Sungai Boh), Kalsel, dan Kalteng (khususnya di Desa Pujon dan Kabupaten Murung Raya). Hingga saat ini, ada masih banyak warga masyarakat yang mengolah tambang secara tradisional. Apakah Anda tahu?, simak ulasan berikut ini!

 

  1. Pengolahan tambang emas tradisional

Pengolahan emas secara tradisional tentu tidak sama dengan pengolahan secara modern. Mengolah emas secara tradisional tidak memasukkan merkuri ke dalam tromol. Dan sebagai gantinya, dapat menggunakan ijuk. Dengan bantuan ijuk ini, banyak penambang emas yang mengaku bahwa hasil emas yang dihasilkan lebih banyak hingga mencapai empat kali lipat dari biasa.

Ijuk bermanfaat untuk memisahkan antara air dengan kandungan emas di dalamnya. Air yang tidak mengandung emas langsung ditampung dalam bak khusus. Ada beberapa produk kimia yang harus digunakan dalam proses pengolahan tambang emas. Produk tersebut dimanfaatkan agar pengolahan emas dapat berlangsung secara maksimal. Apa saja produk tersebut?

 

  1. Produk tambang emas

Salah satu produk utama yang digunakan dalam pengolahan pertambangan emas adalah karbon aktif. Karbon aktif merupakan bahan senyawa berwarna hitam yang berbahan dasar dari tempurung kelapa.

Beberapa ciri karbon aktif yang berkualitas diantaranya: memiliki kandungan debu yang sangat minim, memiliki daya serap tinggi dan sudah melalui proses aktivasi dengan tekanan dan suhu yang tinggi.

 

Artikel Terkait :

tambang emas kalimantan tengah

Tambang emas Kalimantan tengah – Penambang emas terbaik dan yang paling banyak berhasil adalah penambang emas yang melakukan penambangan di Pulau Kalimantan. Kebanyakan para penambang adalah berasal dari Pulau Jawa. Lokasi tambang emas Kalteng yang strategis dan berpotensi besar sangat menjanjikan perekonomian para pendatang.

Pulau Kalimantan adalah pulau yang yang masih jarang penduduknya. Tidak seperti Pulau Jawa yang sangat padat penduduknya. Pulau ini masih didominasi oleh hutan dan lingkungan alam yang hijau, sehingga ketika dilakukan penambangan, tidak akan berdampak langsung terhadap masyarakat karena jauh dari pemukiman.

 

Lokasi Tambang Emas Kalimantan Tengah

Beberapa lokasi tambang emas Kalteng pun sudah beroperasi sejak sekian lama. Mereka sudah mengenal alat-alat pertambangan modern, sehingga sudah lebih canggih proses penambangannya.

Salah satu lokasi pertambangan emas yang ada di Kalimantan tengah adalah di Pangkalan Bun. Di sini, lokasi penambangan emas sudah sangat ramai dan juga sekalian dengan pengolahannya. Sistem pengolahan emas yang ada di Pangkalan Bun ini menggunakan sistem pengolahan yang sudah canggih juga. Namun sayangnya beberapa titik lokasi masih terkendala ijin pemerintah setempat.

Selain di Pangkalan Bun, ada juga lokasi penambangan emas yang ada di wilayah Palangkaraya.  Di sini, penambangan emas juga sudah berlangsung lama. Salah satunya adalah di Kecamatan Bukit Batu. Penggalian tambang emas dilakukan dengan gencar di sini, karena memang potensi emas yang ada sangatlah besar.

Tidak kalah ramainya dengan lokasi penambangan emas di Pangkalan Bun dan Palangkaraya, Sampit juga menjadi lokasi penambangan emas yang besar di Kalimantan Tengah. Bahkan penduduknya pun sebagian besar bekerja mendulang emas. Hasilnya pun sangat terasa dan meningkatkan pendapatan mereka.

Sejarah penemuan potensi emas di Sampit ini sempat mengalami kontra, karena banyak yang tidak percaya. Namun setelah dibuktikan bahwa Sampit memiliki pasir yang mengandung emas, maka selanjutnya Sampit dijadikan sebagai lokasi tambang emas Kalteng.

Baik di pangkalan Bun, Palangkaraya, dan Sampit, masing-masing memiliki potensi emas tersendiri beserta kualitas masing-masing. Penemuan lokasi-lokasi baru tambang emas Kalteng menjadi lebih berkembang, tentunya dipilih dengan prosedur yang ada dan dilakukan penambangan yang ramah lingkungan.

 

Artikel Terkait :

tambang emas di indonesia

Tambang Emas di Indonesia – Emas logam lunak yang  mudah dibentuk dinilai sebagai benda yang memiliki harga mahal karena menggunakan kebijakan moneter sampai saat ini. Benda lunak yang mudah ditempa memiliki berat  yang sesuai dengan seberapa banyak zat yang ikut tercampur menjadi satu. Ini terjadi pada saat emas terbentuk melalui proses pengkonsentrasian di permukaan bumi.

Sistem paling banyak digunakan di tambang emas di Indonesia adalah sistem siram. Sistem penyiraman banyak digunakan karena perusahaan mengetahui, bahwa keuntungan yang akan didapatkan tidak akan banyak dan perusahaan bisa meminimalkan pengeluaran karena menggunakan sistem siram membutuhkan biaya yang murah.

 

Tambang Emas di Indonesia

Potensi adanya tambang emas di Indonesia sangat banyak, tersebar di semua pulau besar yang ada di Indonesia. Dari mulai Pulau Papua, Pulau Sumbawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Riau. Dimiliki oleh 3 pemilik swasta yaitu PT Aneka Tambang (perusahaan tambang emas di Indonesia milik BUMN), Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc tambang emas di Indonesia milik Amerika Serikat dan PT Newmont Nusa Tenggara tambang emas di Indonesia milik beberapa investor asing.

Tambang emas di Indonesia banyak menggunakan pengolah emas dengan sistem Tong Sianida. Sistem Tong Sianida sendiri adalah sistem emas yang direndam di dalam Tong dengan menggunakan campuran Sianida. Sistem pengolahan Emas bertujuan untuk pemisahan logam emas dari logam lain, proses pemurnian emas menjadi 99,99%, proses peleburan untuk mengambil zat perak dan tembaga.

Salah satu lokasi tambang emas ditemukan berada di kawasan Gunung Pongkor. Bogor, Jawa Barat. Mulai di lakukan penambangan pada tahun 1974 hingga 1981. Memiliki endapan emas dan perak, dieksploitasi secara berlebihan menyebabkan pemerintah menghentikan penambangan pada tahun 1981. Mulai dilakukan penambangan pada tahun 1983 melakukan penambangan sebanyak 2,5 ton per tahun. Sering dilakukan penambangan secara besar-besaran membuat keberadaan emas di Pongkor semakin menipis.

Pada tahun 2013 lalu Tambang emas di Gunung Pngkor mendapatkan izin perpanjangan kontrak sampai 2021. Langkah reklamasi sudah mulai di lakukan oleh Pabrik Antam. Pabrik yang sudah mulai beroperasi pada tahun 2000 ini melakukan operasi 5 Ton per tahun. Memiliki wilayah tambang seluas 6.047 hektar keberadaan emas di Pongkor mulai habis.

 

Artikel Terkait:

lokasi tambang emas bolang mongondow

Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow ­- Kabupaten Bolaang Mongondow adalah kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Daerah ini ditetapkan pada tanggal 23 Maret 1954, Bolang Mongondow merupakan daerah subur penghasil utama tambang.

Tepat pada tahun 2007 dimekarkan menjadi Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mpngondow Utara. Sumber Daya yang ada di Bolang Mongondow ini begitu banyak diminati oleh masyarakat maupun para penambang di daerah lainnya, salah satu sumber daya alam yang menjadi perebutan yaitu Tambang Emas.

Apabila anda lebih ingin mengetahui bagaimana sih keadaan Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow di bawah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai hal tersebut :

Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow

Ternyata akhir-akhir ini emas telah ditemukan di sejumlah kabupaten seperti Bombana, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe selatan. Perkiraan ada sekitar 20 lubang galian emas tiga diantaranya masih digali sisanya sudah banyak tidak diproduksi lagi.

Telah lama lokasi ini diperebutkan para penambang, mereka tidak peduli dengan bahaya yang akan mereka alami karena diameter pada lubang sekitar 1-1,5 meter dengan kedalaman mulai dari 50-200 m sehingga potensi bencana longsor sangat besar.

Telah banyak ditemukan bekas lubang galian di Sungai Tonom. Penambangan di wilayah ini hanya sebagian dari salah satu ratusan lokasi tambang emas. Sulawesi memang pulau yang mempunyai pulau cebakan emas terutama di kawasan lengan utara.

Penghasilan dari tambang emas in sangat membantu perekonomian masyarkat sekitar yaitu per bulan saja para penambang bisa meraup 2-3 juta kalau sedang mujur hasilnya bisa didapatkan 4 juta per bulan. Akan tetapi dibalik penghasilan yang sangat tinggi para penambang jadi tidak melihat apa dampak buruk yang telah terjadi pada lingkungan.

Kerusakan hutan akibat aktivitas petambang emas juga terjadi di suaka margasatwa. Rencana dalam waktu dekat PEMDA akan menertibkan ratusan penambang yang berakibat lingkungan menjadi rusak. Namun walaupun masyarakat sekitar sudah mendapatkan teguran mereka masih saja melakukan kegiatan nambang di lokasi tersebut.

Artikel Terkait :

lokasi tambang emas toraja

Lokasi Tambang Emas Toraja – Asal usul kata toraja berasal dari bahasa Bugis, to riaja yang artinya orang yang berdiam di negerti atas. Suku Toraja adalah suku yang menetap di bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebelum abad ke – 20, suku Toraja tinggal di desa otonom. Mereka masih menganut animisme dan belum tau soal dunia luar.

Dahulu kegiatan di Toraja ini hanya mengukir kayu dan anyaman. Namun, semenjak ada salah satu masyarakat suku di desa ini menemukan Lokasi Tambang Emas Toraja mereka sangat merasa beruntung. Akan tetapi dengan adanya penemuan matrial ini masih banyak suku toraja yang belum yakin.  Apabila anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai Lokasi Tambang Emas Toraja di bawah ini saya akan menjelaskannya :

Lokasi Tambang Emas Toraja

Lokasi Tambang emas yang berada di wilayah Kabupaten Toraja Utara sudah mulai dieksploitasi atau produksi. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi(Distamben) Toraja Utara, mengatakan sudah dari awal Maret 2011 mereka sudah produksi dengan kapsitas produksi seribu sampai dua ribu ton material per minggu.

Hingga saat ini material yang diangkut terdapat banyak bahan mineral seperti emas, tembaga, dan seng. Sedangkan di lokasi tambang Talimbangan bahan galian utama adalah besi dengan mineral ikutan seperti emas, timah hitam, tembaga dan perak. Akan tetapi dibalik kekayaan alam yang begitu banyak Dinas Pertambangan dan Energi mengaku kesulitan menertibkan kegiatan penambangan galian emas. Ternyata, Pemkab Tana Toraja belum memiliki peraturan daerah yang mengatur tentang pengelolaan pertambangan di daerahnya.

Usaha pertambangan ilegal yang kian marak juga berpotensi mengakibatkan rusaknya lingkungan sekitar. Sampai saat ini belum ada tindakan tegas mengantisipasi maraknya usaha penambangan ilegal.  Selain itu keuntungan yang diperoleh masyarakat Toraja Utara dari aktivitas pertambangan ini bisa membantu perekonomian mereka.

Semua kabupaten di Sulsel juga akan mendapat bagi hasil pajak dari pertambangan di daerah ini. Perubahan di Toraja pun sudah banyak misalnya tempat yang belum ada sekolah akan dibangun sekolah, kalau sudah ada ditingkatkan kualitas bangunan dengan fasilitas kesehatan, listrik, air minum dan transportasi.

Artikel Terkait :

 

Lokasi Tambang Emas Kotabaru

Lokasi Tambang Emas KotaBaru – Kabupaten Kotabaru adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Kotabaru merupakan salah satu kabupaten pertama dalam provinsi Kalimantan dahulu. Kabupaten ini mempunyai luas wilayah 9.442,46 km dan berpenduduk sebanyak 290.142 jiwa ( hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010) dengan nelayan laut sebanyak 15.961 jiwa Banyak lokasi tambang emas yang ada di indonesia Kalimantan termasuk pulau penghasil emas terbesar karena Kalimantan adalah salah satu pulau Indonesia yang memiliki kandungan mineral emas tertinggi.

Apabila tambang emas di Kalimantan tersebut dapat dikelola secara profesional. Maka tidak menutup kemungkinan tambang emas tersebut dapat menyejahterakan masyarakat sekitar.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai Lokasi Tambang Emas KotaBaru :

Lokasi Tambang Emas KotaBaru

Penambangan emas secara tradisional di wilayah Selaru, Pulau Laut Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan sekarang semakin marak. Semula, pendulang emas di lokasi tambang emas tradisional di KM 34 hanya berjumlah kurang dari 100 orang, Tapi sekarang jumlah penambang emas tradisional menggapai 1.000 lebih masyarakat ini berasal dari berbagai daerah di Kotabaru, Kabupaten Banjar dan daerah lain di Kalsel.

Hingga saat ini maraknya penambangan emas masih saja berlanjut tanpa adanya kepastian izin penambangan. Maka dari itu masyarakat masih takut untuk mengolah secara terbuka Pertambangan emas di Kotabaru selama ini memang marak adanya kegiatan pertambangan tanpa izin(Peti) membuat para aparat pemerintahan harus bertindak tegas. Kenapa? Karena semenjak adanya pertambangan emas ini lingkungan di Kabupaten Kotabaru menjadi tidak terawat lagi.

Bekerja sebagai penambang emas merupakan mata pencaharian yang bisa membantu kehidupan masyarakat sehari-hari, walaupun kadang hasilnya tidak menentu. Sebagian masyarakat memang ada yang mengakui hasil dari pengolahan Tambang Emas sangatlah membantu perekonomian mereka. Saat ini Pemerintah setempat akan melakukan koordinasi pengamanan di lokasi tambang emas tersebut.

Artikel Terkait :

 

lokasi tambang emas taliwang

Lokasi Tambang Emas Taliwang – Taliwang merupakan daerah yang sangat baik mengandung potensi emas. Tambang emas adalah jalan dimana masyarakat bisa mencari mata pencaharian dengan mendulang emas secara tradisional di Wilayah Lebo Taliwang baru mulai sejak tahun 2011.

Penambangan ini dimulai setelah penemuan urat emas di bukit Pakirum Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang dan sekitarnya. Sejak saat itu begitu banyak para penambang yang selalu berdatangan dari Pulau lombok,  Manado, Bahkan Jawa yang ingin menambang di Lebo Taliwang tersebut. Namun sayangnya para penambang rakyat masih banyak tidak memiliki izin tambang.

Lokasi Tambang Emas Taliwang

Para penambang dari luar daerah itu umumnya penasaran dengan kabar mengenai kandungan emas di Lebo Taliwang tergolong sangat tinggi. Belum termasuk lokasi yang relatif mudah dijangkau karena dekat jalan raya dan kondisi lubang yang relatif aman. Kedalaman lubang hanya berkisar 1,5 s/d 2 meter dan terdalam sekitar 5 meter.

Sistem pengolahan yang dilakukan di Taliwang ini dengan Teknik Amalgamasi yang menggunakan gelondong umumnya dilakukan di lahan kosong milik warga setempat. Kegiatan yang dilakukan di Lebo Taliwang hampir seluruh menjadi penambang emas. Hal itu karena hasil yang didapatkan sangat menjanjikan dan membantu perekonomian masyarakat.

Menambang emas secara ilegal menjadi salah satu pilihan masyarakat Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat ini penuh dengan resiko. Banyak penambang yang meninggal di lokasi galian karena reruntuhan penggalian atau longsor.  Saat ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa barat akan melakukan penertiban tentang penyelenggaraan pertambangan rakyat.

Artikel Terkait :

 

lokasi tambang emas terbaru

Lokasi Tambang Emas Terbaru – Nama kolaka sudah disebut sejak lama dengan nama Bongkoka, Mengkoka, Mekongga, dan Kolaka. Ratusan bukti sejarah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Termasuk catatan asal usul Kolaka dan peta Kerajaan Mekongga yang merupakan suku asli masyarakat Kolaka.

Kabupaten Kolaka adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indoneisa. Ibu kotanya adalah Kolaka. Kabupaten Kolaka telah dua kali mengalami pemekaran, yakni Kabupaten Kolaka Utara dan yang terbaru adalah Kabupaten Kolaka Timur yang disahkan pada akhir tahun 2012.

Lokasi Tambang Emas Terbaru

Kegiatan yang dilakukan warga sekitar, selain berkebun dan bertani adapula sebagai penambang emas. Telah banyak warga di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga dibuat heboh karena adanya penemuan lahan baru mengandung emas. Lokasi penemuan ini begitu banyak didatangi masyrakat dari berbagai daerah. Sumber daya alam di wilayah ini menjadi salah satu banyak diminati oleh masyarakat, Kenapa? karena hasil dari mendulang emas di lokasi itu mencapai 10gram-30gram emas dalam satu hari.

Penemuan lokasi baru ini tidak masuk ke kawasan hutan, walaupun begitu pemerintah setempat mengkhawatirkan aktifitas ini dapat merusak lingkungan. Dekatnya lokasi baru mengandung emas ini penambangan emas secara manual tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tapi juga anak-anak.

Lokasi Tambang Emas ini sempat kena penyisiran, Sehingga semua alat dan material yang ada di lokasi penambangan emas langsung diamankan. Untuk material sendiri yang nilainya hampir jutaan dengan dibuang ke sungai.

Kepala Bagian Pemerintahan Setkab Kolaka, mengatakan walaupun hasil dari pertambangan ini sangat memuaskan tetapi tak bisa dibiarkan. Sebab, dampak yang ditimbulkan ke depan sangat berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan. Apalagi air Sungai Ulunggolaka setiap hari dikonsumsi masyarakat sekitar. Jadi apabila kegiatan nambang emas tetap dilakukan kemungkinan besar akan ditutup secara paksa.

Maka dari itu, hal ini harus lebih diperhatikan karena dampak kerugian lingkungan begitu besar, memang sebagian warga yang menambang kurang memperdulikan kesehatan dan lingkungan saat ini. Padahal dampaknya begitu berbahaya bagi kesehatan.

Artikel Terkait :