Lokasi Tambang Emas

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan – Indonesia yang kaya akan sumber bijih emasnya adalah Sulawesi Tengah. Disini banyak ditemukan berbagai tambang emas yang dikelola olehmasyarakat setempat. Pengolahannya pun masih begitu sederhana dan menggunakan alat yang seadanya saja.

contoh_gambar_pertambangan_sulawesi
: Lokasi Tambang Emas Di Sulawesi Selatan

Tentu adanya sumber emas ini memiliki potensi tersendiri bagi kesempatan kerja masyarakatnya. Jika masih belum tahu mengenai daerah tambang emas yang beroperasi di Sulsel, maka dibawah ini saya akan menjelaskan Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan :

 

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan

Terdapat 2 perusahaan penambangan emas yang akan segera beroperasi bernama PT Citra Palu Mining dan PT Masmindo. Dua perusahaan penambangan emas tersebut beroperasi pada Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Lokasinya pun mencapai lebih dari 1000 hektare.

Potensi terdapatnya lokasi tambang emas di Kabupaten Luwu ini diyakini memiliki banyak kandungan emas hingga mencapai 1,7 Juta Ounce. Hal ini disampaikan oleh PT Masmindo Dwi Area. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi penanam modal dan juga kesempatan kerja yang besar.

Selain menggunakan alat yang modern, cara pengolahan emas di Sulawesi biasa dilakukan dengan cara sederhana. Caranya yaitu dengan menggunakan tromol atau glundungan yang berputar serentak. Tromol ini merupakan drum yang berfungsi sebagai penggerus batu-batuan emas supaya batu tersebut menjadi lembut hingga seperti bubur. Hal ini dilakukan agar batuan serta bijih emasnya terpisah.

Kemudian, 2-3 jam kemudian pintu tromol tersebut bisa dibuka dan satu sloki merkuri kemudian dimasukkan  ke dalamnya agar ia dapat mengikat logam emas. Tromol atau glundungan ini diputar sampai emas yang tercampur di air raksa. Selanjutnya dilakukan penyaringan dengan menggunakan kain sehingga akhirnya jadilah gumpalan-gumpalan emas. Langkah pemurnian selanjutnya yaitu dengan melakukan pembakaran agar emas dan merkurinya terpisah.

kunjungi juga : Sejarah Tambang Eams Kupang

Sejarah Tambang Emas Kupang – Kupang adalah sebuah daerah di Pulau Timor ,terletak di bagian timur Indonesia yang merupakan Salah satu kabupaten di NTT. Asal Nama Kupang berasal dari nama seorang raja  yang pernah memerintah jaman dahulu, Lai kopean. Nama sang raja dahulu sering di sebut Kopan oleh orang- orang belanda hingga dalam percakapan sehari – hari berubah menjadi Kupang.

Kupang memiliki demografi multi etnis dengan mayoritas Suku Timor, Suku Sabu, Suku Flores, Minoritas Suku China dan suku pendatang dari Ambon. Mayoritas masyarakat Kupang berada dalam kemiskinan karena menggantungkan perekonomiannya pada sektor pertanian (49%), Jasa(17%), Perdagangan dan perhotelan(15%), pertambangan dan penggalian emas (0,62%), dll.

Persentase masyarakat yang bekerja di sektor pertambangan dan penggalian di Kupang sangat kecil. Hal ini disebabkan karena masyarakat belum memiliki pengetahuan dan teknologi yang cukup untuk menambang.Padahal potesi emas di NTT diperkirakan sangat besar untuk menunjang perekonomian masyarakat.

Sejarah Tambang Emas Kupang

Sejarah Tambang Emas Kupang

Potensi Emas Di NTT ini sangat besar karena sejak dulu masyarakat sudah menambang emas secara tradisional di sungai.Potensi Emas di NTT diduga tersebar di delapan Kabupaten, Salah satunya di Kupang. Ada 3 kecamatan di Kupang yang memiliki potensi emas yang melimpah yaitu Kecamatan Takari, Fakusuki dan Amfoang Selatan.

Asal Usul tambang emas di NTT ini diperkirakan sudah ada sejak zaman belanda. Masyarakat jaman dahulu menambang emas di sungai-sungai secara tradisional. Namun, Potensi Emas NTT ini tidak bisa digali secara massive karena kurangnya pengetahuan dan keterbatasan teknologi.

Asal usul tambang emas ini juga dapat ditemukan pada arsip-arsip belanda saat menjajah pulau Timor. Orang- orang belanda dahulu berusaha menggali informasi tentang potensi Emas NTT. Namun, Orang belanda dahulu gagal menemukan Potensi emas NTT.

Selain Potensi Emas di NTT, ada material yang berpotensi sebagai bahan tambang menggiurkan yaitu Mangan. Kualitas material Kupang, NTT ini dikatakan termasuk yang terbaik di dunia kata pejabat menteri ESDM saat berkunjung. Selain kualitas material Kupang yang baik kapasitas material yang tersembunyi cukup untuk negara 5 tahun yang akan datang.

Sekarang sudah banyak Investor lokal maupun internasional yang melirik Potensi Emas di NTT. Mereka berbondong ingin berinvestasi di pertambangan emas dan mangan. Kualitas material Kupang yang sangat bagus menjadi daya tarik kuat investor. Kini Asal Usul tambang emas NTT dengan cara tradisional akan berubah lebih modern dan canggih.

 

Artikel Terkait :

Lokasi Tambang Emas Tarakan – Hingga saat ini semakin banyak temuan tambang emas terbaru di Tarakan. Temuan tambang emas tersebut berada dibeberapa wilayah seperti di Kabupaten Bulungan. Beberapa waktu terakhir, kondisi di Kabupaten ini agak memanas. Pasalnya banyak penambang emas liar yang melakukan pendulangan. Meskipun warga sudah berusaha mengurus legalitas penambangan, pemerintah menganggap permintaan waga itu sulit dikabulkan.

 Lokasi Tambang Emas Tarakan

Tarakan memiliki sejumlah potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah emas. Lokasi tambang emas kalimantan ini berada di dua Kecamatan di Kabupaten Bulungan. Dua kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Peso dan Sekatak.

Di kecamatan Peso, warga banyak yang mendulang emas di sekitar sungai Long yin. Namun potensi emas lebih banyak adalah di Kecamatan Sekatak. Kandungan emas di kecamatan tersebut lebih besar, yaitu sebesar 23 karat.

Saat ini sudah banyak pendulang emas disana, tidak hanya warga lokal saja namun juga orang luar didesa tersebut. Para pendulang emas tersebut menggali di sekitar sungai Kelamendong, Kelambekas, dan Mandul. Padahal aktivitas mendulang emas disana banyak yang ilegal. Aparat dan otoritas setempat sudah berusaha menekan kegiatan ilegal ini.

Lalu bagaimana awal mula penggalian emas disana dan apa temuan terbarunya? Sejarah tambang emas Tarakan bermula dari semakin terhimpitnya perekonomian. Lahan pertanian di Sekatak dan wilayah lain di Tarakan semakin sempit. Hal ini dikarenakan aktivitas perkebunan kelapa sawit dan perusahaan kayu semakin banyak. Warga akhirnya mencari penghasilan lain melalui mendulang emas.

Cara mendulang emas hingga kini masih menggunakan peralatan sederhana. Hanya beberapa yang dilengkapi dengan alat modern seperti pompa diesel.

Aktivitas mendulang emas di Kecamatan Sekatak sudah dilakukan sejak lama. Belum banyak yang tahu kapan tepatnya aktivitas ini berawal. Namun banyak warga yang terlanjur menyandarkan hidupnya dari mendulang emas tersebut. Sayangnya aktivitas ini masih ilegal dan belum ada izin resmi dari pemerintah. Sulitnya izin penambangan emas in dikarenakan lokasinya yang merupakan perkebunan kelapa sawit. Lokasi tambang emas kalimantan ini nantinya diperkirakan masih akan terus bertambah dibeberapa titik.

Artikel terkait :

Sejarah Tambang Emas Halmahera – Potensi tambang emas Manado juga cukup tinggi. Ada salah satu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang pertambangan emas, yaitu PT Nusa Halmahera Minerals. Perusahaan ini beroperasi dengan menambang emas di Pulau Halmahera. Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini adalah perusahaan bagi saham dengan Singapore Holding Pte, Ltd dan PT Aneka Tambang.

Saham Singapore Holding Pte, Ltd sebesar 82,5%. Sedangkan PT Aneka Tambang sebesar 17,5%. Antara pemerintah dengan PT Nusa Halmehara memiliki kontrak kerja. Kontrak kerja tersebut mulai disepakati pada 28 April 1997.

Sejarah Tambang Emas Halmahera

sejarah tambang emas halmahera

Pada kontrak awal, luas area pertambangan adalah 1,6 juta hektar. Kemudian setelah tahapan ketiga pelepasan, luas area pertambangan menjadi 29.662 hektar. Aktivitas pertambangan emas Perusahaan Nusa Halmahera berada di beberapa lokasi. Diantaranya adalah Tambang Gosowong, Toguraci, Bawah tanah kencana, dan Kencana Tambang Ekstensi.

Pengolahan Emas Sistem Tong di Tambang Emas Halmahera

Pengolahan emas yang biasa digunakan ada beberapa cara. Cara yang banyak dilakukan adalah dengan pengolahan emas sistem Tong dan karbon aktif. Pengolahan emas dengan sistem tong dilakukan dengan menggunakan sianida.

Cara mengolah emas dengan metode ini yaitu dengan menghaluskan biji emas dengan alat tertentu. Kemudian dimasukkan kedalam tangki yang telah ditambahkan air. Setelah itu ditambahkan kapur dan sianida dengan takaran tertentu.

Saring emas dari larutan, lalu tambahkan karbon, saring dan bakar karbon. Selanjutya dilakukan metode meril crow, yaitu menambahkan zink anode. Kandungan karbon dihilangkan dengan asam lalu dibilas dengan air. Masih banyak tahap pengolahan emas sistem tong ini. Tahap terakhir nantinya adalah pendinginan.

Tips Memilih Karbon Aktif Black Diamond Untuk Pengolahan Emas

Untuk pengolahan emas dengan karbon aktif, diperlukan bahan yang berkualitas. Tips memilih karbon aktif black diamond cukup mudah. Pertama dinilai daya serap atau iodine, dilakukan dengan meneteskan metalynble kedalam air.

Jika air menjadi bening, maka daya serap karbon tinggi. Kedua, lihat ciri-ciri pada karbon, diantaranya pori-pori terlihat alami, memiliki tingkat ketahanan tinggi, keras, bentuknya seragam, dan memiliki CTC tinggi. Karbon aktif yang berkualitas tentu akan membuat pengolahan emas lebih maksimal.

 

Artikel Terkait :

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Tenggara – Potensi emas di Sulawesi Selatan berada di Kota Kolaka, ternyata masih lingkungan Taman Wisata Alam Mangolo, sebagai kawasan konservasi. Ditreskrimsus (Direktorar Reserse Kriminal Khusus) Polda Sulawesi menegaskan, Kombes Pol Wira Satya Triputa akan mengkaji ulang bersama Dinas Pertambangan dan Energi, serta Dinas Kehutanan Sulawesi.

Selain menjadi kawasan konservasi, aparat juga melakukan antisipasi dari beberapa masalah yang rentan terjadi permasalahan tertentu seperti perkelahian, pencurian kendaraan, pencemaran lingkungan karena memakai bahan kimia. Aparat melakukan pendekatan persuasive kepada penambang.

Warga Kelurahan Ulunggulaka juga merasa resah, sebab saat kawasan konservasi mengalami pencemaran, maka mereka akan merasakan dampaknya. Bilamana kawasan ini terjaga, bisa menjadi tempat wisata alam yang menarik, sehingga proses penambangan akan berdampak pada warga sekitar.

Pada tahun 1990, Menteri Kehutanan menetapkan bahwa Taman Alam Mangolo dengan luas lahan sekitar 3.933.30 hektar tersebut menjadi kawasan konservasi. Kawasan tersebut memiliki banyak flora dan fauna, serta keindahan alamnya yang bisa menarik wisatawan.

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Tenggara

lokasi tambang emas sulawesi tenggara

Tambang Emas di Kolaka berlangsung , Bupati Kolaka Sulawesi, Ahmad Sefei mengatakan bahwa kerusakan hutan sudah mencapai 5 hektar, serta penggalian yang membuat 15meter. Perihal pertemuan dengan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam).

Ahmad Sefei meminta BKSDA meengadakan sosialisasi penambang. Jika selesai sosialisasi ada aktivitas, maka tindakan dilakukan oleh aparat. Oleh karena itu, mereka menghindari bentrok antara aparat dengan penambang.

Penambang yang ada di lokasi tambang emas Kolaka Utara mencapai ratusan ribu orang, selain dari warga sekitar yang mendulang dan menggali, masih ada warga daerah lain yang ikut mengadu nasib di Taman Wisata Alam Mangolo.

Kawasan konservasi Mangolo menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus dari BKSDA di Sulawesi. Pasalnya tingkat kerusakannya sudah sangat memprihatinkan, dimana tambang di Kolaka merusak lingkungan seperti pengaliran air ke Kelurahan Ulunggulaka yang tercemar dan penebangan pohon secara liar.

Artikel Terkait :

Lokasi Tambang Emas Terbaru – Kegiatan pertambangan boleh-boleh saja dilakukan, asalkan tidak merusak alam sekitarnya. Maka dari itulah masyarakat sekitar lokasi yang dibidik sebagai lokasi pertambangan emas potensial sangatlah kontra. Mereka takut lingkungannya rusak. Begitu pun dengan sejarah penemuan di Kolaka.

Lokasi Tambang Emas Terbaru

Penemuan lokasi tambang emas di Kolaka ini memang memiliki sejarah yang panjang. Kebanyakan masalah yang mendominasi adalah kontra dari masyarakat sekitar. Ini dikarenakan potensi emas yang ditemukan di Kolaka ini masuk dalam hutan konservasi. Yakni sebuah hutan yang sangat diperhatikan dan dilindungi.

Hutan konservasi di Kolaka tersebutlah yang menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar. Pemerolehan sumber air bersih adalah hasil dari bagusnya pelestarian hutan. Jika hutan ditambang, hutan akan menjadi gundul, dan tanah tidak akan menjadi produktif lagi. Hutan akan mati, produksi air menurun, cuaca menjadi panas, dan kehidupan ekosistemnya terganggu.

Panjangnya perjuangan para penambang emas di Kolaka ini menjadikan bukti bahwa memang prinsip warga sangatlah kuat. Tekat penambang pun juga sangat kuat, sehingga keduanya ibarat batu dengan batu. Saling berkeras hati.

Bahkan kendala ijin dari pemerintah setempat pun juga sangat sulit. Banyak kendala yang harus dihadapi.  Bayangan untuk kemudahan mengeksplor tambang emas rakyat di Sultra ini sangatlah jauh dari harapan. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan hati masyarakat sekitar dan pemerintah setempat.

Wilayah konservasi yang dijadikan target penambangan ini memang cukup berat untuk dikabulkan, karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Apalagi bukan hal baru bagi kita bahwa penebangan hutan akan berakibat bencana yang besar. Apalagi kegiatan tambang akan melubangi tanah hutan sedalam-dalamnya, maka tidak akan ada kesempatan akar tumbuhan yang telah ditebang untuk tumbuh lagi.

Beberapa daerah berpotensi emas di lokasi terbaru yang ada di Kolaka adalah Taman wisata Alam Mangolo di Kelurahan Ulunggukala salah satu diantaranya. Tanahnya memang menyimpan pundi-pundi kekayaan berupa pasir-pasir emas. Namun di atas tanahnya ada pepohonan yang terangkum dalam hutan yang luas, maka akan sangat berbahaya jika tanahnya digali.

 

Artikel Terkait :

Lokasi Tambang Emas Pongkor – Batu mulai atau emas adalah sebuah benda alam berharga yang diincar banyak orang. Nilai jualnya sangatlah tinggi, untuk itulah banyak orang yang berbondong-bondong menambangnya. Seperti lokasi penambangan emas yang ada di Pongkor dengan asal usul tambang emas Pongkor yang cukup menarik untuk digali.

Pada awalnya potensi lahan tambang emas yang ada di Pongkor ini dimanfaatkan oleh para penambang emas ilegal, sehingga banyak cerita mistis yang berkembang. Di mana banyak penambang yang tewas karena kehabisan oksigen saat menambang emas di dalam lubang yang dalam. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penambang untuk terus mengais rejeki dari emas. Hingga kini sudah ada perusahaan penambang emas yang berskala besar dan resmi.

Lokasi Tambang Emas Pongkor

lokasi tambang emas pongkor

Emas di Pongkor ini didapatkan dari penggalian di bawah bukit dengan membuat goa yang sangat panjang untuk membelah Gunung Pongkor. Potensi emasnya sangat besar dan menjanjikan. Disinyalir, tambang emas yang ada di Pongkor ini cukup besar. Banyak ilmuwan yang telah mengadakan penelitian, bahwa memang sumber emas yang ada di Gunung Pongkor ini adalah jasad renik dari makhluk-makhluk purba yang membatu. Sehingga dijamin kualitas emasnya sangatlah bagus dan kuat.

Para penduduk sekitar juga menggantungkan hidupnya dengan ikut menambang emas secara tradisional. Mereka tidak menyertakan pengolahannya, sehingga hasil pendapatannya langsung disetor ke pengepul untuk diolah.

Untuk proses pengolahan emas tambang Pongkor, para penambang yang sudah tergabung pada perusahaan, sudah menggunakan alat yang modern. Di mana nama alat pengolahnya adalah Double Equipment Matriks, sehingga pengolahannya sudah lebih cepat. Hal ini menjadikan produksi semakin meningkat dan penambangan bisa terus dioperasikan tanpa ada hambatan karena menunggu tahap pengolahan yang masih tradisional

Penggunaan alat-alat berteknologi canggih ini memudahkan kegiatan pengolahan emas hingga menjadi emas siap pakai. Entah pengolahan emas yang bersifat modern maupun tradisional, ada campuran bahan kimia yang harus ditambahkan. Beberapa produk yang dibutuhkan dalam mengolah emas ini adalah Karbon Aktif Black Diamond, Hidrogen Peroksida, Nitric Acids, dan Cauastic Soda. Masing-masing bahan memiliki fungsi sendiri-sendiri yang akan mendukung proses pengolahan emas.

 

Artikel Terkait :

Lokasi Tambang Emas Balikpapan – lokasi tambang emas balikpapanSistem pengolahan emas di Balikpapan sebagian masih dikerjakan dengan cara tradisional. Tak heran masih banyak ditemukan para pekerja seperti ibu-ibu pendulang emas di pinggiran Sungai Kapuas yang masih mendulang emas dengan cara tradisional. Pada dasarnya Sistem pengolahan emas di Balikpapan dikenal lebih baik untuk meminimalisir polusi lingkungan.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai Lokasi Tambang Emas Balikpapan :

Lokasi Tambang Emas Balikpapan

Balikpapan merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur – Indonesia yang terkenal sebagai area penghasil emas terbesar. Tak heran banyak pemburu emas dari mancanegara sekalipun memberi julukan ‘Gold Belt’ untuk kota penghasil emas di Indonesia ini. Asal usul tambang emas Balikpapan sendiri pada dasarnya bermula pada tahun 1950 an.

Pada tahun 1950 an, Suku Dayak yakni suku asli Kalimantan Timur mulai menemukan tambang emas di pinggiran Sungai Kapuas. Setelah itu kota ini menghasilkan emas hingga kurang lebih 100 sampai dengan 300 kilogram pada periode tahun 1958 hingga 1963 dan produksi emas semakin meningkat di tahun 1980 hingga 1981 hingga mencapai 20 s/d 30 ton emas pada masa itu.

Beberapa area yang terkenal sebagai penghasil emas terbesar berlokasi tak jauh dari wilayah Balikpapan – Kalimantan Timur, Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Kota Kapuas yang terletak di wilayah Kalimantan Tengah
  2. Kota Malinu yang terletak di wilayah Kalimantan Timur
  3. Kotabaru yang terletak di wilayah Kalimantan Selatan
  4. Monterado yang terletak di wilayah Kalimantan Barat
  5. Kota Kelian yang terletak di wilayah Kutai Barat – Kalimantan Timur
  6. Kota Palangkaraya yang terletak di wilayah Kalimantan Selatan

Kualitas matrial emas di Kalimantan Timur tentu memiliki kualitas yang sangat baik  karena bahkan para pemburu emas dari mancanegara sudah mengenal wilayah ini sedari dulu bahkan menjulukinya sebagai area sabuk emas dikarenakan kualitas dan kuantitas emas yang masyur dari beberapa kota di Kalimantan – Indonesia sendiri.

Beberapa tambang emas terkenal di Kalimantan – Indonesia kini dikelola oleh perusahaan asing, dan sebagian sisanya dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hingga kini, Kalimantan – Indonesia tetap menjadi salah satu daerah penghasil emas murni dan juga perhiasan emas yang terkenal di mata pemburu emas domestik dan mancanegara.

 

Artikel Terkait :

 

lokasi tambang emas sulawesi selatan

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan – Indonesia yang kaya akan sumber bijih emasnya adalah Sulawesi Tengah. Disini banyak ditemukan berbagai tambang emas yang dikelola olehmasyarakat setempat. Pengolahannya pun masih begitu sederhana dan menggunakan alat yang seadanya saja.

Tentu adanya sumber emas ini memiliki potensi tersendiri bagi kesempatan kerja masyarakatnya. Jika masih belum tahu mengenai daerah tambang emas yang beroperasi di Sulsel, maka dibawah ini saya akan menjelaskan Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan :

Lokasi Tambang Emas Sulawesi Selatan

Terdapat 2 perusahaan penambangan emas yang akan segera beroperasi bernama PT Citra Palu Mining dan PT Masmindo. Dua perusahaan penambangan emas tersebut beroperasi pada Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Lokasinya pun mencapai lebih dari 1000 hektare.

Potensi terdapatnya lokasi tambang emas di Kabupaten Luwu ini diyakini memiliki banyak kandungan emas hingga mencapai 1,7 Juta Ounce. Hal ini disampaikan oleh PT Masmindo Dwi Area. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi penanam modal dan juga kesempatan kerja yang besar.

Selain menggunakan alat yang modern, cara pengolahan emas di Sulawesi biasa dilakukan dengan cara sederhana. Caranya yaitu dengan menggunakan tromol atau glundungan yang berputar serentak. Tromol ini merupakan drum yang berfungsi sebagai penggerus batu-batuan emas supaya batu tersebut menjadi lembut hingga seperti bubur. Hal ini dilakukan agar batuan serta bijih emasnya terpisah.

Kemudian, 2-3 jam kemudian pintu tromol tersebut bisa dibuka dan satu sloki merkuri kemudian dimasukkan  ke dalamnya agar ia dapat mengikat logam emas. Tromol atau glundungan ini diputar sampai emas yang tercampur di air raksa. Selanjutnya dilakukan penyaringan dengan menggunakan kain sehingga akhirnya jadilah gumpalan-gumpalan emas.

Langkah pemurnian selanjutnya yaitu dengan melakukan pembakaran agar emas dan merkurinya terpisah

 

Artikel Terkait :

lokasi tambang emas medanLokasi Tambang Emas Medan – Emas merupakan salah satu logam tertua yang digunakan oleh manusia mulai jaman dahulu. Emas adalah elemen yang dikenal masyarakat sebagai logam mulia yang mana termasuk dalam komoditas sangat berharga sepanjang sejarah dunia karena harganya yang lumayan mahal.

Logam mulia ini diprediksi tidak akan lekang dimakan oleh waktu hingga esok akan tetap menjadi primadona untuk dijadikan bahan baku perhiasan. Emas yang sering digemari manusia untuk dijadikan perhiasan sebenarnya berasal dari suatu reservoar yaitu inti bumi dimana air magmatik yang mengandung ion sulfida (S), ion klorida (Cl), ion natrium (Na) dan ion kalium (K) mengangkut logam emas ke permukaan bumi.

Selain itu, emas juga berasal dari proses magmatisme atau pengendapan dipermukaan. Beberapa endapan terbentuk akibat dari adanya kontak antara bebatuan dengan air panas (hydrothermal). Sebagian orang ada yang membeli emas untuk investasi & menjadikan perhiasan.

Lokasi Tambang Emas Medan

Indonesia merupakan negara yang juga dikenal sebagai penghasil emas terbesar. Sebagian warga yang aktif mencari lokasi tambang emas di Kota Medan yang masih belum terkenal dengan tambang emasnya. Mereka percaya bahwa menjadi penambang emas Medan akan menghasilkan banyak rupiah. Hingga saat ini mereka melakukan proses tambang emas secara tradisional maupun modern.

Berikut adalah nama- nama lokasi tambang emas Medan:

  1. Kecamatan Siabu, Medan, Sumatra Utara
  2. Daerah Naga juang
  3. Kecamatan Batangtoru, Tapanuli bagian selatan, 350 kilometer dari pusat Kota Medan
  4. Daerah Madailing natal
  5. Daerah Padang lawas

Begitu banyak keadaan lokasi tambang emas yang berada di daerah medan sebagian warga mengatakan ambillah kekayaan Indonesia seperlunya jangan sampai mengambil berlebihan yang berdampak buruk pada lingkungan.

Artikel Terkait :