Latest Posts

sejarah tambang emas indonesiaSejarah Tambang Emas Indonesia – Produksi emas bukanlah hal baru di industri pertambangan Indonesia. Di Indonesia sendiri, sudah banyak ditemukan titik lokasi berpotensi untuk digunakan sebagai lahan pertambangan emas.

Ada tiga perusahaan pertambangan emas yang sudah ada sebelum perang dunia ke II, yaitu PT Freeport Indonesia Inc. (Papua), PT Lusang Mining (Bengkulu), dan PT Aneka Tambang ( Persero ) Jawa Barat. Mari simak lebih lanjut mengenai potensi pertambangan emas yang ada di Kalimantan.

 

  1. Potensi Emas di Kalimantan

Pertambangan merupakan aktivitas yang meliputi kegiatan mencari, menggali, mengolah, memanfaatkan dan menjual hasil galian. Di Pulau Kalimantan, kegiatan pertambangan emas dijadikan sebagai mata pencaharian warga masyarakat. Walaupun sebenarnya, menjadi penambang emas tidaklah mudah, namun mereka tidak mudah putus asa. Mengingat hasil (yang didapat) sebanding dengan jerih payah yang mereka lakukan demi menambang logam mulia tersebut.

Beberapa Provinsi di Kalimantan yang menjadi primadona untuk investor di industri pertambangan emas, diantaranya adalah Kaltim (tepatnya di Desa Long Top Kecamatan Sungai Boh), Kalsel, dan Kalteng (khususnya di Desa Pujon dan Kabupaten Murung Raya). Hingga saat ini, ada masih banyak warga masyarakat yang mengolah tambang secara tradisional. Apakah Anda tahu?, simak ulasan berikut ini!

 

  1. Pengolahan tambang emas tradisional

Pengolahan emas secara tradisional tentu tidak sama dengan pengolahan secara modern. Mengolah emas secara tradisional tidak memasukkan merkuri ke dalam tromol. Dan sebagai gantinya, dapat menggunakan ijuk. Dengan bantuan ijuk ini, banyak penambang emas yang mengaku bahwa hasil emas yang dihasilkan lebih banyak hingga mencapai empat kali lipat dari biasa.

Ijuk bermanfaat untuk memisahkan antara air dengan kandungan emas di dalamnya. Air yang tidak mengandung emas langsung ditampung dalam bak khusus. Ada beberapa produk kimia yang harus digunakan dalam proses pengolahan tambang emas. Produk tersebut dimanfaatkan agar pengolahan emas dapat berlangsung secara maksimal. Apa saja produk tersebut?

 

  1. Produk tambang emas

Salah satu produk utama yang digunakan dalam pengolahan pertambangan emas adalah karbon aktif. Karbon aktif merupakan bahan senyawa berwarna hitam yang berbahan dasar dari tempurung kelapa.

Beberapa ciri karbon aktif yang berkualitas diantaranya: memiliki kandungan debu yang sangat minim, memiliki daya serap tinggi dan sudah melalui proses aktivasi dengan tekanan dan suhu yang tinggi.

 

Artikel Terkait :

tambang emas kalimantan tengah

Tambang emas Kalimantan tengah – Penambang emas terbaik dan yang paling banyak berhasil adalah penambang emas yang melakukan penambangan di Pulau Kalimantan. Kebanyakan para penambang adalah berasal dari Pulau Jawa. Lokasi tambang emas Kalteng yang strategis dan berpotensi besar sangat menjanjikan perekonomian para pendatang.

Pulau Kalimantan adalah pulau yang yang masih jarang penduduknya. Tidak seperti Pulau Jawa yang sangat padat penduduknya. Pulau ini masih didominasi oleh hutan dan lingkungan alam yang hijau, sehingga ketika dilakukan penambangan, tidak akan berdampak langsung terhadap masyarakat karena jauh dari pemukiman.

 

Lokasi Tambang Emas Kalimantan Tengah

Beberapa lokasi tambang emas Kalteng pun sudah beroperasi sejak sekian lama. Mereka sudah mengenal alat-alat pertambangan modern, sehingga sudah lebih canggih proses penambangannya.

Salah satu lokasi pertambangan emas yang ada di Kalimantan tengah adalah di Pangkalan Bun. Di sini, lokasi penambangan emas sudah sangat ramai dan juga sekalian dengan pengolahannya. Sistem pengolahan emas yang ada di Pangkalan Bun ini menggunakan sistem pengolahan yang sudah canggih juga. Namun sayangnya beberapa titik lokasi masih terkendala ijin pemerintah setempat.

Selain di Pangkalan Bun, ada juga lokasi penambangan emas yang ada di wilayah Palangkaraya.  Di sini, penambangan emas juga sudah berlangsung lama. Salah satunya adalah di Kecamatan Bukit Batu. Penggalian tambang emas dilakukan dengan gencar di sini, karena memang potensi emas yang ada sangatlah besar.

Tidak kalah ramainya dengan lokasi penambangan emas di Pangkalan Bun dan Palangkaraya, Sampit juga menjadi lokasi penambangan emas yang besar di Kalimantan Tengah. Bahkan penduduknya pun sebagian besar bekerja mendulang emas. Hasilnya pun sangat terasa dan meningkatkan pendapatan mereka.

Sejarah penemuan potensi emas di Sampit ini sempat mengalami kontra, karena banyak yang tidak percaya. Namun setelah dibuktikan bahwa Sampit memiliki pasir yang mengandung emas, maka selanjutnya Sampit dijadikan sebagai lokasi tambang emas Kalteng.

Baik di pangkalan Bun, Palangkaraya, dan Sampit, masing-masing memiliki potensi emas tersendiri beserta kualitas masing-masing. Penemuan lokasi-lokasi baru tambang emas Kalteng menjadi lebih berkembang, tentunya dipilih dengan prosedur yang ada dan dilakukan penambangan yang ramah lingkungan.

 

Artikel Terkait :

tambang emas di indonesia

Tambang Emas di Indonesia – Emas logam lunak yang  mudah dibentuk dinilai sebagai benda yang memiliki harga mahal karena menggunakan kebijakan moneter sampai saat ini. Benda lunak yang mudah ditempa memiliki berat  yang sesuai dengan seberapa banyak zat yang ikut tercampur menjadi satu. Ini terjadi pada saat emas terbentuk melalui proses pengkonsentrasian di permukaan bumi.

Sistem paling banyak digunakan di tambang emas di Indonesia adalah sistem siram. Sistem penyiraman banyak digunakan karena perusahaan mengetahui, bahwa keuntungan yang akan didapatkan tidak akan banyak dan perusahaan bisa meminimalkan pengeluaran karena menggunakan sistem siram membutuhkan biaya yang murah.

 

Tambang Emas di Indonesia

Potensi adanya tambang emas di Indonesia sangat banyak, tersebar di semua pulau besar yang ada di Indonesia. Dari mulai Pulau Papua, Pulau Sumbawa, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Riau. Dimiliki oleh 3 pemilik swasta yaitu PT Aneka Tambang (perusahaan tambang emas di Indonesia milik BUMN), Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc tambang emas di Indonesia milik Amerika Serikat dan PT Newmont Nusa Tenggara tambang emas di Indonesia milik beberapa investor asing.

Tambang emas di Indonesia banyak menggunakan pengolah emas dengan sistem Tong Sianida. Sistem Tong Sianida sendiri adalah sistem emas yang direndam di dalam Tong dengan menggunakan campuran Sianida. Sistem pengolahan Emas bertujuan untuk pemisahan logam emas dari logam lain, proses pemurnian emas menjadi 99,99%, proses peleburan untuk mengambil zat perak dan tembaga.

Salah satu lokasi tambang emas ditemukan berada di kawasan Gunung Pongkor. Bogor, Jawa Barat. Mulai di lakukan penambangan pada tahun 1974 hingga 1981. Memiliki endapan emas dan perak, dieksploitasi secara berlebihan menyebabkan pemerintah menghentikan penambangan pada tahun 1981. Mulai dilakukan penambangan pada tahun 1983 melakukan penambangan sebanyak 2,5 ton per tahun. Sering dilakukan penambangan secara besar-besaran membuat keberadaan emas di Pongkor semakin menipis.

Pada tahun 2013 lalu Tambang emas di Gunung Pngkor mendapatkan izin perpanjangan kontrak sampai 2021. Langkah reklamasi sudah mulai di lakukan oleh Pabrik Antam. Pabrik yang sudah mulai beroperasi pada tahun 2000 ini melakukan operasi 5 Ton per tahun. Memiliki wilayah tambang seluas 6.047 hektar keberadaan emas di Pongkor mulai habis.

 

Artikel Terkait:

gelundung atau tromol

Gelundung atau tromol – Di dalam pertambangan emas ada beberapa cara yang dilakukan oleh penambang untuk mendapatkan emas. Yang mana salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknik pengolahan batuan emas menggunakan mesin tromol atau gelundung.

Tromol atau gelundung adalah sebuah tong baja dengan diameter 40 hingga 50 cm, tebal 8 hingga 10 mm dan panjang 70 hingga 80 cm, memiliki lubang bagian atas ukuran 15×20 cm dan ditutup dengan menggunakan baja dan baut, memiliki sebuah lubang sebesar mur baut 1, pada bagian kiri kanan dipasang shaft bearing supaya dapat berputar, digerakkan mesin diesel.

 

Baca juga : Ternyata ada Lokasi Tambang Emas Terbaru

 

Tata Cara Pengolahan Emas Sistem Gelundung atau tromol

                Melalui teknologi yang modern dan canggih seperti sekarang ini, maka kegiatan pertambangan emas juga mulai menggunakan pemisahan emas menggunakan sistem gravitasi yakni pendulangan dan gelundung. Pengolahan emas sistem gelundung ini sering disebut juga sistem tromol.

Mengolah emas sistem tromol yaitu menggunakan sebuah tabung ukuran besar yang digerakkan oleh sebuah mesin diesel.  Proses kimiawinya dengan cara mencampuri bahan kimia tambang emas yakni air raksa atau merkuri. Dengan merkuri jumlah banyak bahan campuran dalam proses pengolah emas dimasukkan ke dalam tromol akan semakin baik.

Merkuri merupakan media yang dapat menangkap serbuk emas pada waktu lumpur dalam tromol atau gelundung. Setelah proses pengolahan emas selesai, lakukan penyaringan dengan menggunakan kain payung, hal ini dilakukan sebagai pemisah antara serbuk emas yang masih tercampur dengan merkuri.

Setelah memperoleh serbuk emas dengan warna abu-abu, taburilah dengan tawas. Tawas sebenarnya memiliki manfaat sebagai pelindung serbuk emas supaya tidak berhamburan pada saat penyemprotan berlangsung. Tunggulah serbuk emas mencair,  kemudian dinginkan hingga mengeras.

 

Bahan Kimia Untuk Pengolahan Sistem Gelundung atau tromol

Bahan kimia pengolahan emas yang biasa digunakan saat proses pengolahan emas sistem gelundung atau tromol adalah air raksa. Hg dibeli sebaiknya asli dan murni yang juga memiliki kualitas yang baik sehingga dapat menangkap serbuk emas di dalam lumpur, Belilah produk di Distributor terpercaya salah satunya PT.Karkoon Group Asia.

 

Artikel Terkait :

  • Beberapa Produk Tambang Emas yang Dibutuhkan
karbon aktif black diamond

Karbon aktif Black Diamond – Salah satu bahan yang paling banyak dibutuhkan saat melakukan proses penambangan emas khususnya dalam proses pemurnian adalah Karbon Aktif. Karbon Aktif  itu sendiri adalah arang padat yang luasnya bisa mencapai 100 – 200 M2 (dipengaruhi oleh Gas Nitrogen). Gas yang bisa memiliki luas permukaan mencapai 300 Mberpuluh-puluh lebih luas dari lapangan sepak bola standar nasional.

Salah satu Karbon aktif paling banyak digunakan pada pertambangan emas adalah Black Diamon. Karbon aktif Black Diamond  banyak diminati perusahaan penambang emas di Indonesia. Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap tinggi dan pori-pori yang dalam. Memiliki daya serap yang baik Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap 85%-95% daya serap karbon bebas.

Karbon aktif Black Diamond memiliki bentuk seperti butiran, tidak memiliki bau dan memiliki daya serap berkali-kali lipat lebih baik dari karbon aktif lain. Daya aktif Karbon aktif Black Diamond mencapai 300-1000 m/ gram.

Terbuat dari tempurung kelapa yang sudah melewati proses pengaktifan dengan CO2, bahan kimia dan mineral Karbon aktif Black Diamond memiliki daya serap tinggi. Kebanyakan para penambang belum mengeti dan bagaimana membedakan karbon aktif yang memiliki kualitas baik atau buruk.

Sebelumnya anda harus mengetahui tips  memilih karbon aktif yang baik agar hasil tambang  nantinya memiliki hasil yang baik dan berharga jual tinggi. Para penambang harus mengetahui tips memilih karbon aktif yang baik agar hasil akan lebih memuaskan. Sebelumnya kita juga harus mengetahui apa saja kelebihan dari Karbon aktif yang akan kita gunakan.

Kedua, lakukan pengecekan cek ulang kualitas produk yang akan digunakan, melakukan survey pada pengguna lain yang sudah lebih dulu menggunakan karbon aktif pilihan anda. Ketiga tes produk yang sudah dibeli pada beberapa hasil tambang anda. Bila cocok dengan yang apa yang diinginkan, maka lanjutkan proses pemesanan sesuai dengan kebutuhan.

Anda juga harus mencari distributor yang menjual karbon aktif yang dibutuhkan. Selain itu, ada baiknya untuk mencari tahu, apakah distributor tempat membeli  juga sebagai langganan penambang lain.

Artikel Terkait :
penggunaan boraks decahydrate

Penggunaan boraks decahydrate – Boraks berasal dari bahasa Arab yaitu bouraq yang berarti putih. Boraks adalah bahan solder dan bahan untuk pembersih yang berbentuk kristal yang lembut serta mudah larut dalam air, berwarna putih dan tidak berbau. Salah satu nama lain dari boraks ialah boraks decahydrate. Penggunaan boraks decahydrate umumnya sebagai bahan untuk industri non pangan.

Nama lain dari boraks sendiri selain boraks decahydrate bermacam-macam, yaitu sodium biborate decahydrate, sodium pyroborate decahydrate, boron sodium oxide, fused borax, disodium tetraborate decahydrate, sodium borate, dan sodium tetraborate decahydrate.

Penggunaan boraks decahydrate biasanya untuk industri rumah tangga seperti detergen, tambahan untuk formula pasta gigi dan banyak digunakan untuk pengolahan emas. Sementara fungsi penggunaan boraks decahydrate dalam pengolahan emas adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai pengganti raksa dalam proses pengolahan/ pemurnian emas dimana boraks lebih aman daripada raksa yang limbahnya membahayakan dan dapat meracuni organisme di lingkungan sekitar
  2. sebagai fluks untuk melelehkan dan membuat logam perhiasan emas.
  3. Boraks decahydrate sebagai bahan untuk mengekstrasi emas.
Fungsi penggunaan boraks decahydrate dalam pengolahan emas
  • Boraks decahydrate sebagai bahan campuran penghancur biji emas menjadi butiran- butiran halus
  • Memisahkan emas yang belum murni dari campuran unsur logam atau unsur kimia lainnya.
  • Boraks decahydrate memudahkan emas untuk menyatu saat proses pembakaran atau pelelehan emas karena sifatnya yang dapat menurunkan titik leleh emas tanpa memerlukan suhu yang sangat tinggi

Proses kerja dalam penggunaan boraks decahydrate yaitu saat terjadi proses pelelehan emas boraks yang cair akan ikut larut bersama logam yang dilelehkan. boraks decahydrate akan mengoksidasi cairan dari logam-logam emas yang memiliki potensial elektroda rendah.

Logam emas biasanya masih tercampur dengan sebagian tembaga. Juga kemungkinan lainnya emas tercampur dengan timbal atau unsur metalloid lainnya. Sebagian tembaga, timbal atau jenis metalloid lainnya ini memiliki elektroda rendah. Saat logam mencair boraks mulai bekerja untuk mengoksidasi kandungan logam yang tidak diinginkan tadi sehingga emas akan menjadi murni.

Sebenarnya penggunaan boraks decahydrate sudah  diproduksi sejak tahun1700 di Indonesia. Bentuk boraks pada waktu itu ialah air bleng yang dihasilkan dari alam seperti ladang garam atau kawah lumpur. Sehingga dulu boraks disebut dengan bleng yang bentuknya tidak murni. Sementara itu asam borat murni buatan industri farmasi lebih dikenal dengan nama boraks.

Bentuk boraks yang kita kenal saat ini berbentuk serbuk kristal putih. Atau nama kimianya yaitu sodium borat (Na2B4O7.10H2O). Bentuk boraks lainnya yaitu cair atau larut dalam air disebut natrium hidroksida (NaOH) dan asam borat (H3BO3).

Artikel Terkait :
lokasi tambang emas bolang mongondow

Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow ­- Kabupaten Bolaang Mongondow adalah kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Daerah ini ditetapkan pada tanggal 23 Maret 1954, Bolang Mongondow merupakan daerah subur penghasil utama tambang.

Tepat pada tahun 2007 dimekarkan menjadi Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mpngondow Utara. Sumber Daya yang ada di Bolang Mongondow ini begitu banyak diminati oleh masyarakat maupun para penambang di daerah lainnya, salah satu sumber daya alam yang menjadi perebutan yaitu Tambang Emas.

Apabila anda lebih ingin mengetahui bagaimana sih keadaan Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow di bawah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai hal tersebut :

Lokasi Tambang Emas Bolang Mongondow

Ternyata akhir-akhir ini emas telah ditemukan di sejumlah kabupaten seperti Bombana, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe selatan. Perkiraan ada sekitar 20 lubang galian emas tiga diantaranya masih digali sisanya sudah banyak tidak diproduksi lagi.

Telah lama lokasi ini diperebutkan para penambang, mereka tidak peduli dengan bahaya yang akan mereka alami karena diameter pada lubang sekitar 1-1,5 meter dengan kedalaman mulai dari 50-200 m sehingga potensi bencana longsor sangat besar.

Telah banyak ditemukan bekas lubang galian di Sungai Tonom. Penambangan di wilayah ini hanya sebagian dari salah satu ratusan lokasi tambang emas. Sulawesi memang pulau yang mempunyai pulau cebakan emas terutama di kawasan lengan utara.

Penghasilan dari tambang emas in sangat membantu perekonomian masyarkat sekitar yaitu per bulan saja para penambang bisa meraup 2-3 juta kalau sedang mujur hasilnya bisa didapatkan 4 juta per bulan. Akan tetapi dibalik penghasilan yang sangat tinggi para penambang jadi tidak melihat apa dampak buruk yang telah terjadi pada lingkungan.

Kerusakan hutan akibat aktivitas petambang emas juga terjadi di suaka margasatwa. Rencana dalam waktu dekat PEMDA akan menertibkan ratusan penambang yang berakibat lingkungan menjadi rusak. Namun walaupun masyarakat sekitar sudah mendapatkan teguran mereka masih saja melakukan kegiatan nambang di lokasi tersebut.

Artikel Terkait :

lokasi tambang emas toraja

Lokasi Tambang Emas Toraja – Asal usul kata toraja berasal dari bahasa Bugis, to riaja yang artinya orang yang berdiam di negerti atas. Suku Toraja adalah suku yang menetap di bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebelum abad ke – 20, suku Toraja tinggal di desa otonom. Mereka masih menganut animisme dan belum tau soal dunia luar.

Dahulu kegiatan di Toraja ini hanya mengukir kayu dan anyaman. Namun, semenjak ada salah satu masyarakat suku di desa ini menemukan Lokasi Tambang Emas Toraja mereka sangat merasa beruntung. Akan tetapi dengan adanya penemuan matrial ini masih banyak suku toraja yang belum yakin.  Apabila anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai Lokasi Tambang Emas Toraja di bawah ini saya akan menjelaskannya :

Lokasi Tambang Emas Toraja

Lokasi Tambang emas yang berada di wilayah Kabupaten Toraja Utara sudah mulai dieksploitasi atau produksi. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi(Distamben) Toraja Utara, mengatakan sudah dari awal Maret 2011 mereka sudah produksi dengan kapsitas produksi seribu sampai dua ribu ton material per minggu.

Hingga saat ini material yang diangkut terdapat banyak bahan mineral seperti emas, tembaga, dan seng. Sedangkan di lokasi tambang Talimbangan bahan galian utama adalah besi dengan mineral ikutan seperti emas, timah hitam, tembaga dan perak. Akan tetapi dibalik kekayaan alam yang begitu banyak Dinas Pertambangan dan Energi mengaku kesulitan menertibkan kegiatan penambangan galian emas. Ternyata, Pemkab Tana Toraja belum memiliki peraturan daerah yang mengatur tentang pengelolaan pertambangan di daerahnya.

Usaha pertambangan ilegal yang kian marak juga berpotensi mengakibatkan rusaknya lingkungan sekitar. Sampai saat ini belum ada tindakan tegas mengantisipasi maraknya usaha penambangan ilegal.  Selain itu keuntungan yang diperoleh masyarakat Toraja Utara dari aktivitas pertambangan ini bisa membantu perekonomian mereka.

Semua kabupaten di Sulsel juga akan mendapat bagi hasil pajak dari pertambangan di daerah ini. Perubahan di Toraja pun sudah banyak misalnya tempat yang belum ada sekolah akan dibangun sekolah, kalau sudah ada ditingkatkan kualitas bangunan dengan fasilitas kesehatan, listrik, air minum dan transportasi.

Artikel Terkait :

 

Lokasi Tambang Emas Kotabaru

Lokasi Tambang Emas KotaBaru – Kabupaten Kotabaru adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Kotabaru merupakan salah satu kabupaten pertama dalam provinsi Kalimantan dahulu. Kabupaten ini mempunyai luas wilayah 9.442,46 km dan berpenduduk sebanyak 290.142 jiwa ( hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010) dengan nelayan laut sebanyak 15.961 jiwa Banyak lokasi tambang emas yang ada di indonesia Kalimantan termasuk pulau penghasil emas terbesar karena Kalimantan adalah salah satu pulau Indonesia yang memiliki kandungan mineral emas tertinggi.

Apabila tambang emas di Kalimantan tersebut dapat dikelola secara profesional. Maka tidak menutup kemungkinan tambang emas tersebut dapat menyejahterakan masyarakat sekitar.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai Lokasi Tambang Emas KotaBaru :

Lokasi Tambang Emas KotaBaru

Penambangan emas secara tradisional di wilayah Selaru, Pulau Laut Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan sekarang semakin marak. Semula, pendulang emas di lokasi tambang emas tradisional di KM 34 hanya berjumlah kurang dari 100 orang, Tapi sekarang jumlah penambang emas tradisional menggapai 1.000 lebih masyarakat ini berasal dari berbagai daerah di Kotabaru, Kabupaten Banjar dan daerah lain di Kalsel.

Hingga saat ini maraknya penambangan emas masih saja berlanjut tanpa adanya kepastian izin penambangan. Maka dari itu masyarakat masih takut untuk mengolah secara terbuka Pertambangan emas di Kotabaru selama ini memang marak adanya kegiatan pertambangan tanpa izin(Peti) membuat para aparat pemerintahan harus bertindak tegas. Kenapa? Karena semenjak adanya pertambangan emas ini lingkungan di Kabupaten Kotabaru menjadi tidak terawat lagi.

Bekerja sebagai penambang emas merupakan mata pencaharian yang bisa membantu kehidupan masyarakat sehari-hari, walaupun kadang hasilnya tidak menentu. Sebagian masyarakat memang ada yang mengakui hasil dari pengolahan Tambang Emas sangatlah membantu perekonomian mereka. Saat ini Pemerintah setempat akan melakukan koordinasi pengamanan di lokasi tambang emas tersebut.

Artikel Terkait :

 

lokasi tambang emas taliwang

Lokasi Tambang Emas Taliwang – Taliwang merupakan daerah yang sangat baik mengandung potensi emas. Tambang emas adalah jalan dimana masyarakat bisa mencari mata pencaharian dengan mendulang emas secara tradisional di Wilayah Lebo Taliwang baru mulai sejak tahun 2011.

Penambangan ini dimulai setelah penemuan urat emas di bukit Pakirum Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang dan sekitarnya. Sejak saat itu begitu banyak para penambang yang selalu berdatangan dari Pulau lombok,  Manado, Bahkan Jawa yang ingin menambang di Lebo Taliwang tersebut. Namun sayangnya para penambang rakyat masih banyak tidak memiliki izin tambang.

Lokasi Tambang Emas Taliwang

Para penambang dari luar daerah itu umumnya penasaran dengan kabar mengenai kandungan emas di Lebo Taliwang tergolong sangat tinggi. Belum termasuk lokasi yang relatif mudah dijangkau karena dekat jalan raya dan kondisi lubang yang relatif aman. Kedalaman lubang hanya berkisar 1,5 s/d 2 meter dan terdalam sekitar 5 meter.

Sistem pengolahan yang dilakukan di Taliwang ini dengan Teknik Amalgamasi yang menggunakan gelondong umumnya dilakukan di lahan kosong milik warga setempat. Kegiatan yang dilakukan di Lebo Taliwang hampir seluruh menjadi penambang emas. Hal itu karena hasil yang didapatkan sangat menjanjikan dan membantu perekonomian masyarakat.

Menambang emas secara ilegal menjadi salah satu pilihan masyarakat Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat ini penuh dengan resiko. Banyak penambang yang meninggal di lokasi galian karena reruntuhan penggalian atau longsor.  Saat ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa barat akan melakukan penertiban tentang penyelenggaraan pertambangan rakyat.

Artikel Terkait :